Selasa, 08 Mei 2018

Nama   : Renny Sulistyowati
Kelas   : PBS 2B
NIM    : 175231051
Metodologi Studi Islam


OBSERVASI DI RESTO KIMCHI

            Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 2 Mei 2018, saya dan kelompok saya melakukan observasi di Resto Kimchi. Kelompok saya beranggotakan tiga orang yaitu, Saya, Riski, dan Hafilda. Hari itu jadwal saya dan kedua teman saya sangat padat sekali. Pagi jam 10 ada mata kuliah Tasawuf, setelah itu ada acara kelas. Sempat kelompok saya bingung membagi waktu untuk acara-acara tersebut. Setelah kami bertiga berdiskusi, akhirnya kami memutuskan akan ke Resto Kimchi setelah mata kuliah Tasawuf.
Setelah mata kuliah Tasawuf, saya dan kedua teman saya bersiap-siap untuk ke Resto Kimchi. Kelompok saya mendapat bagian tugas untuk pergi ke Resto Kimchi yang beralamatkan di jalan Veteran No.190 Solo. Di kelas saya tidak semua kelompok ke Resto yang sama. Ada yang mendapat bagian di resto Niagara Sushi Solo Paragon, starbucks coffe di SGM, dan ada masi banyak lagi. Karena kelompok saya hanya terdapat tiga orang anggota, pastinya ada salah satu diantara kami mengendarai motor sendiri. Riski dan Hafilda berboncengan menggunakan motor Hafilda. Dan saya sendiri mengendarai motor kesayangan saya untuk sampai di Resto Kimchi.
            Sebelum berangkat, saya dan teman saya ke ATM sebentar untuk mengambil uang. Kebetulan kemarin ada tugas mata kuliah Dasar-Dasar Bank Syariah untuk membuka rekening. Saya dan teman saya membuka rekening dengan nominal Rp.100.000,00 di bank BRI Syariah. Pemikaran saya dan teman saya, nantinya uang dapat diambil Rp. 50.000,00 untuk tambahan tugas Metodologi Studi Islam ke Resto Kimchi. Karena kata Customer Service uang mengendap sebesar Rp.50.000,00. Jadi jika saya dan teman saya mengambil sebesar Rp. 50.000,00 pastinya bisa.
Saya masuk ke ATM tidak sendiri-sendiri melainkan langsung bersamaan dengan teman saya. Ternyata saat saya dan teman saya mencoba mengambil di ATM. Di layar ATM tertera saldo tidak mencukupi. Saya dan teman saya tidak dapat mengambil uang tersebut. Kemudian saya dan teman saya keluar dari ATM tersebut. Setelah itu saya dan teman saya menemui teman saya yang satunya dan langsung berangkan ke resto. 
            Pada saat itu saya lupa-lupa ingat dengan jalan menuju ke Resto Kimchi itu. Hanya saya diantara anggota kemlompok saya yang mengetahui jalan menuju ke Resto Kimchi. Karena kedua teman saya bukan asli orang daerah sini. Walaupun saya orang derah sini tetapi saya juga tidak terlalu tahu jalan-jalan sekitar solo raya. Di pertengahan jalan saya akhirnya berhenti.
Saya berhenti di pinggir jalan untuk bertanya kepada orang yang ada di pinggir jalan. Kemudian orang tersebut, memberi tahu saya jalan menuju ke Resto kimchi. Ternyata saya salah ketika di perempatan tadi saya malah lurus. Seharusnya pada saat di perempatan itu saya belok ke kiri. Setelah di beri tahu jalan menuju ke Resto Kimchi, saya berterima kasih kepada orang tersebut.
Setelah itu saya dan kedua teman saya balik arah. Ketika kelompok saya sampai di perempatan yang tadi, kelompok saya langsung belok ke kanan. Beberapa menit kemudian saya menemukan plakat yang bertuliskan KIMCHI Korean Restaurant di kanan jalan. Saya dan kedua teman saya berhenti, untuk menyebrang ke arah Resto tersebut. Setelah sampai di depan Resto Kimchi, kelompok saya memakirkan motornya di depan Resto.
            Ketika sampai di Resto Kimchi, di pintu masuk resto ada beberapa meja dan kursi. Mungkin meja dan kursi ini untuk berjaga-jaga jika di dalam resto penuh. Setelah itu saya membuka pintu masuk. Sayang sekali resto yang di design mahal ini menurut saya kalah dengan resto-resto yang lain. Mengapa? Karena saat saya masuk tidak ada penjaga pintu untuk membuka dan memberi salam kepada setiap pengunjung. Sesampai di sana saya duduk di salah satu meja tepatnya di tengah dalam reston.
Beberapa saat kemudian ada pelayan yang menghampiri meja kelompok saya. Pelayan tersebut memberi buku menu kepada kelompok saya lalu pelayan itu balik ke tempatnya. Setelah itu penulis melihat menu yang ada di buku tersebut. Banyak sekali pilihan menu yang ada di dalam buku tersebut. Menu yang tertera di dalam buku tersebut seperti kimchi ramyeon, rabokki, kimchi jjijae, korean curry rice, korean fried chicken, shin ramyeon, chon bokki, beef bulgogi dan masih banyak lainnya.
Saat itu saya memangil pelayan untuk memasan dan sekaligus bertanya-tanya dengan pelayan tersebut. Saya bertanya mengenai makanan yang ada di buku tersebut, antara lain Shin Ramyeon, Kimchi Jigae, Dolsot Bibimbap dan lainnya. Di menu yang bernama Shin Ramyeon ini adalah mie kuah yang dicampur denagn aneka bakso, sayuran, irisan daging sapi, jamur, telur, dan udang. Harga menu tersebut relatif murah hanya Rp35.000,00.

 Selanjutnya saya bertanya mengenai menu Kimchi Jigae. Kimchi Jigae merupakan soup korea yang di masak dengan sayuran dan kimchi daging sapi. Harga menu ini sama dengan harga menu Shin Ramyeon sebesar Rp. 35.000,00. Kemudian, ada lagi menu yang bernama Dolsot Bibimbap. Dolsot Bibimbap yaitu nasi bibimbap bakar yang cara penyajiannya di sajikan diatas mangkok batu. Menu tersebut harganya lebih murah dibanding menu Shin Ramyeon dan Kimchi Jigae sebesar Rp.30.000,00.
Di Resto Kimchi ini juga menyediakan dessert korea antara lain, Jce Gwangju, ice Myeong Dong dan Patbingsu. Dessert korea yang bernama Patbingsu merupakan es serut kacang merah manis. Makanan ringan tersebut sangat di gemari banyak orang terutama pada musim panas. Harga dessert ini relatif murah yaitu sebesar Rp.20.000,00. Ada banyak juga pilihan minuman di buku menu tersebut. Pilihan minuman antara lain Sprite Ice, Chocolate Milkshake, Cappucino Milkshake dan masih banyak lagi.
Setelah saya dan kedua teman saya selesai melihat semua menu yang ada di buku menu. Kemudian saya dan teman saya memesan makanan kepada pelayan yang tadi saya panggil. Saya memesan menu makanan yang bernama Korean Fried Chicken. Saya juga memesan minuman yaitu Cappuccino Milkshake. Sedangkan kedua teman saya yang bernama Riski dan Hafilda. Riski memesan menu makanan yang bernama Dolsot Saewoo Bap. Dia juga memesan minuman yaitu Chocolate Milkshaje. Sedangkan teman saya yang bernama Hafilda memesan makanan dan minuman sama seperti saya. Dia memesan menu makanan Korean Fried Chicken dan minuman Cappuccino Milkshake.
Setelah memesan makanan dan minuman, pelayan tersebut meninggalkan meja kami. Selama menunggu pesanan saya melihat orang-orang yang ada di dalam Resto ini. Saat saya dan kedua teman saya ke Resto ini kebetulan resto sangat ramai dikunjungi. Banyak orang yang ke resto ini dari anak remaja sampai orang dewasa.
Ada anak SMP setelah sekolah ke resto ini masih menggunakan seragam sekolah untuk makan siang bersama teman-temannya. Tidak hanya makan mereka juga membicarakan masalah sekolah, seperti pelajaran tadi, PR dan lain sebagainya. Ada juga seperti orang meeting di resto ini. Jadi mereka setelah meeting langsung makan siang. Ada juga seseorang yang bertemu dengan teman laman ya di resto tersebut, dan masih banyak lagi.
            Setelah beberapa menit kemudian seorang pelayan datang di meja kelompok saya. Pelayan tersebut membawa makanan yang telah di pesan oleh teman saya yang bernama Riski. Kemudian ada pelayan lagi yang membawa minuman ke meja kelompok saya. Makanan yang saya dan teman saya yang bernama Hafilda belum datang. Beberapa menit kemudian, ada pelayan lagi yang datang ke meja kelompok saya membawa makanan yang telah saya pesan.
            Setelah semua pesanan yang telah saya dan teman saya pesan ada di meja. saya memoto makanan yang telah saya dan kedua teman saya pesan. Saya memotoi makanan tersebut untuk lampiran ketika saya menulis laporan tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam. Tidak hanya makanan saja yang saya foto. Saya dan teman saya berselfi setelah makanan dan minum ada di meja. Barulah saya dan teman saya makan siang.
            Menu yang saya pesan tadi adalah Korean Fried Chicken. Makanan ini adalah daging ayam yang di goreng denagn tepung lalu ditaburi wijen. Makanan tersebut disajikan di tempat yang seperti piring tetapi lonjong yang berwarna hitam. Di menu ini juga ada nasinya. Nasi tersebut di sajikan di sebuah wadah yang terbuat dari alumunium seperti tabung tetapi kecil dan di tutup. Ada lagi tambahan makanan yang di sajikan di piring kecil.
 Ada tiga piring kecil yang isinya yaitu, seperti oseng-oseng tahu, kubis, dan markuni. Yang pertama, seperti oseng-oseng tahu ini rasanya pedas manis. Yang kedua kubis, kubis ini rasanya kecut seperti dicampur dengan cuka. Yang terakhir yaitu markuni, markuni ini seertinya di campur dengan mayones putih rasanya dingin saat di makann. Dan menurut saya markuni ini tidak ada rasanya seperti hambar.
  Saat itu saya dan kedua teman saya saling mencicipi pesanan yang telah kami pesan. Ketika saya mencicipi pesanan teman saya yang bernama Riski. Riski memesan menu Dolsot Saewoo Bap. Makanan ini berisi nasi, sayuran, udang, dan telur. Makanan tersebut menurut saya enak tetapi sayang ada bau amisnya.
Makanan yang saya pesan tidak habis saya makan. Pertama saat saya memakan rasanya enak. Tetapi saat saya terus-menurus makan, rasanya menjadi hambar dan enek membuat saya tidak habis. Dan begitu juga dengan teman saya yang bernama Hafilda. Dia juga memesan makanan sama dengan saya, juga tidak habis. Riski yang berbeda menu makanan dengan saya dan Hafilda pun juga tidak habis. Mengenai minuman yang saya dan teman saya pesan rasanya enak sama seperti di resto-resto lain.
Saat saya di resto tersebut, pelayan menggunakan seragam dengan lengan pendek. Menurut saya pelayan kurang kepada pengunjung atau pembeli. Tatapan pelayan juga tidak enak dilihat. Ada satu cerita saat saya dan kedua teman saya selesaimakan. Teman saya yang bernama Hafilda memanggil pelayan untuk meminta tambah minum satu lagi. Setelah pelayan ke meja kelompok saya. Lalu teman saya mengatakan kepada pelayan “Mbak tambah minuman satu lagi spriit”. Teman saya berkata seperti itu saya tahu teman saya salah dalam mengatakan sprite. Lalu si pelayan itu dengan muka agak nyebelin bilang kepada teman saya “sprite mbak” dengan nada yang agak tinggi.
Seharusnya pelayan itu tidak usah mengulang apa kata teman saya. Di masyarakat umum juga mengatakan sprite itu sprit seperti itu. Jujur saja saya agak malu apalagi teman saya yang mengatakan itu. Di resto juga baru banyak pengunjung atau pembeli yang mungkin melihat. Lain kali tolong pelayan jangan seperti itu lagi dengan pengunjung atau pembeli.
Satu lagi menurut saya yang berhubungan dengan mata kuliah saya mengenai metodologi studi islam. Mengenai makanan biasanya makanan luar sangat terkenal dengan adanya daging babi atau minyak babi atau apapun itu yang hukumnya haram. Saran saya jangan sampai resto kimchi ini ada bahan yang hukumnya haram. Dan jangan sampai terlalu terlena dengan apapun yang berakitan dengan negara luar. Tetap junjung tinggi makakan khas dalam negeri.
Terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah Metodologi Studi Islam yang telah menugaskan saya dan kedua teman saya ke resto tersebut. Banyak sekali hal yang saya dapatkan dan ini pertama kalinya saya ke Resto Kimchi. Sekian cerita dari saya. Kurang lebihnya saya minta maaf. Semoga bermanfaat.



Selasa, 27 Maret 2018

Pengaruh Negatif Gadget


Nama   : Renny Sulistyowati
Kelas   : PBS 2B
NIM    : 175231051

Smartphone sebagai Pengganti Orang Tua
Di zaman yang serba canggih saat ini, banyak sekali alat-alat elektronik yang tercipta untuk memudahkan segala kegiatan manusia. Dari motor, mobil, mesin cuci, setrika listrik, dan lain-lain. Selain alat penunjang sehari-hari, ada juga alat untuk memudahkan manusia dalam berkomunikasi jarak jauh. Alat ini bernama smartphone.
Smartphone merupakan benda elektronik yang bisa dikatakan wajib untuk dimiliki semua orang. Karena dengan smartphone, kita tidak hanya bisa berkomunikasi dengan keluarga, tapi juga dengan teman-teman kita baik yang dekat maupun yang jauh. Kita bisa berkomunikasi dengan mereka melalui SMS, telpon, chatting, email maupun media Sosial.
Untuk anak-anak yang masih berusia di bawah 14 tahun, sebenarnya penggunaan smartphone sangat tidak dianjurkan, karena akan berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Tetapi terkadang orang tua mereka sendirilah yang membelikannya dengan tujuan agar anak mereka tidak ketinggalan zaman.
Fenomena ini paling mudah kita temui pada anak yang berasal dari keluarga berada dimana smartphone bukan lagi menjadi barang mewah bagi mereka. Sebagian lagi anak memang difasilitasi oleh orang tuanya untuk sibuk bermain smartphone agar orang tua lebih leluasa beraktivitas tanpa perlu terus-terusan mendampingi anaknya.
Anak-anak yang sedang berada dalam masa serba ingin tahu juga akan senang jika dihadiahkan gadget oleh orang tuanya. Apalagi dengan perkembangan teknologi informasi, anak-anak sekarang ini rasanya jauh lebih “sadar teknologi” dibanding generasi-generasi dahulu. Saya perhatikan anak-anak sekarang bisa dengan mudah mengakses aplikasi dalam gadget yang baru didapatinya. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menguasai fitur-fitur gadget tersebut.
Memang di satu sisi, ada beberapa manfaat bagi anak yang sejak dini sudah berkenalan dengan gadget. Paling tidak sejak awal anak sudah familiar dengan teknologi. Kemudian beberapa vendor sudah membuat aplikasi game khusus untuk mengasah daya pikir anak Seperti: puzzle, game kata, dan game sejenis. Anak-anak yang senang bermain gadget juga akan betah di rumah, ini adalah keuntungan buat orang tua yang sibuk. Jika anak berada di rumah, orang tua akan lebih leluasa melakukan kegiatannya. Beberapa orang tua juga membelikan anak-anaknya handphone, agar mudah memonitor keberadaan anak mereka. Di daerah-daerah yang rawan terjadi penculikan anak, membiasakan anak untuk berkomunikasi dengan HP akan cukup membantu orang tua mengawasi anak-anaknya. Tapi di sisi lain, pemakaian gadget sejak usia dini juga dapat membawa dampak negatif bagi anak-anak, baik bahaya yang langsung kelihatan maupun bahaya yang dampaknya jangka panjang.
Berikut ini dampak buruk penggunaan smartphone bagi anak usia dini. Pertama adalah susah tidur, bagi anak yang sering bermain game akan lebih susah tidur, karena mereka asyik dengan game yang mereka mainkan. Mereka akan lebih sering tidur larut malam, padahal tidur begadang sangat tidak bagus untuk anak usia dini. Damapak kedua adalah kurang gerak, tidak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun jika lebih sering berinteraksi dengan smartphone-nya, maka dia akan kurang gerak. Mereka akan lebih banyak duduk atau tiduran daripada beraktivitas menggerakkan badan. Ketiga adalah gangguan mata, hal ini tidak diragukan lagi. Sinar yang terpancar dari layar smartphone sangat mudah merusak retina mata. Apalagi dengan posisi tiduran saat memainkannya. Keempat adalah kemampuan bersosialisasi kurang, kebiasaan anak yang menghabiskan waktunya lebih banyak untuk bermain smartphone akan lebih susah dalam bersosialisasi. Hal ini dikarenakan sang anak jarang berinteraksi dengan orang-orang yang dia temui. Kebanyakan dari mereka akan jarang berbicara, karena mereka lebih terfokus dengan smartphone nya. Kelima adalah anak jadi kecanduan, hebatnya dari benda ini adalah seperti "magnet" yang apabila orang memainkannya akan susah untuk berhenti. Hal ini yang menjadikan anak-anak kecanduan dengan smartphone, sehingga mereka tak mau lepas dengan benda yang satu ini. Dampak yang terakhir adalah terkena radiasi, ini adalah hal yang paling buruk dari yang lain. Karena sinar radiasi smartphone mampu merusak jaringan otak yang dapat menyebabkan kanker otak.
Untuk itu, bagi Anda yang berperan sebagai orang tua, mengingat resiko-resiko yang bisa terjadi ini, orangtua mesti berpikir lebih bijak sebelum memperkenalkan gadget kepada anak-anaknya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, pada usia berapa idealnya orang tua mengizinkan anak-anaknya menggunakan gadget?
Banyak literatur yang mengungkapkan pemakaian gadget baru diperkenankan pada anak yang berusia 10-13 tahun. Ada juga yang memberi rekomendasi usia dibawahnya. Dr. Ahmad Suryawan pada website mutiara-hati.com mengatakan bahwa jika ingin memberikan gadget pada anak, sebaiknya orang tua melakukannya pada saat anak sudah berusia di atas 6 tahun, karena pada saat itu perkembangan anatomi otak anak sudah 95% dari otak dewasa. Untuk usia dibawahnya misalnya pada anak berumur 2-3 tahun, memperkenalkan gadget boleh saja tetapi sebatas memperkenalkan pada bentuk, warna atau suara yang dihasilkannya, ini untuk merangsang kemampuan visual dan pendengaran anak.
Selanjutnya, untuk anak yang sudah diperkenankan menggunakan gadget, orang tua harus memainkan peran sebagai pengawas. Untuk mencegah kecanduan, anak-anak harus diberi batas waktu berapa lama harus menggunakan gadget setiap harinya.
Untuk gadget pada anak yang doyan bermain game, hindari menginstal aplikasi games yang mengandung unsur kekerasan. Apa yang dimainkan anak pada game tersebut diserap oleh anak dan cenderung akan dipraktekkan di dalam kehidupan nyatanya. Filterlah aplikasi-aplikasi yang akan diakses oleh anak. Dampingilah anak jika harus menjelajah internet, agar anak tidak sampai menelusuri situs bertema pornografi atau kekerasan.


Sabtu, 24 Maret 2018


Nama   : Renny Sulistyowati
Kelas   : PBS 2B
NIM    : 175231051



“HASIL OBSERVASI PONDOK ROOIHATUL JANNAH”


Ø Pendahuluan
Minggu pertama penulis mencari informasi pondok pesantren dari internet. Penulis membaca nama pondok pesantren yang ada di daerah sukoharjo beserta detail alamatnya. Hampir setengah jam penulis masih mencari dan membaca pondok pesantren yang ada di daerah sukoharjo sambil mencatatnya di buku. Seketika penulis ingat dengan temannya yang baru 3 bulan lalu menikah.  Teman penulis tersebut menikah dengan salah satu ustad yang mengajar di sebuah pondok pesantren. Pondok pesantren tersebut bernama pondok pesantren Al Fath. Setelah ingat itu, penulis segera menghubungi temannya melalui whatsApp dan menanyakan alamat pondok pesantren Al Fath.  Beberapa menit kemudian teman penulis membalas whatsApp yang di kirim penulis tadi. Setelah mengetahui alamat pondok pesantren tersebut, keesokan harinya setelah adzan duhur penulis langsung bergegas menuju pondok pesantren Al Fath yang beralamatkan di solo baru dengan menggunakan sepeda motor. Karena penulis belum tahu persis dimana tempat tersebut. Akhirnya di pertengahan jalan penulis berhenti di warung pinggir jalan raya lalu menanyakan dimana alamat pondok pesantren Al Fath kepada salah satu orang yang ada di warung itu. Seseorang itu memberi petunjuk kepada penulis, lalu penulis berterimakasih kepada seseorang itu atas informasinya. Kemudian penulis bergegas ke arah yang telah di beri tahu seseorang tadi. Setelah beberapa menit kemudian sampailah penulis di pondok pesantren Al Fath.  Penulis bertemu dengan temannya, lalu bercerita tentang apa maksud penulis ingin menginap 24 jam di pondok pesantren tersebut. Setelah temannya mendengar semua penjelasan penulis, teman penulis menjawab “nanti saya sampaikan kepada suami saya dulu. Kalau udah saya beri tahu”. Setelah cukup lama berbincang-bincang, akhirnya penulis pamit kepada temannya untuk pulang karena sudah sore.
          Dua hari kemudian ada whatsApp dari teman penulis kemarin. Teman penulis menanyakan tentang surat dari kampus dan bisakah penulis menemui kepala yayasan pada hari tersebut setelah duhur. Karena penulis ada mata kuliah hari itu. Jadi, penulis tidak bisa jika menemui kepala yayasan pada hari tersebut. lalu penulis menghubungi temannya dan membicarakan mengenai hal itu. Teman penulis berkata “besok saja sekalian surat dari kampus”.
          Keesokan harinya, penulis ke akademik untuk meminta tanda tangan. Sekitar 15 menit penulis menunggu surat yang akan di tanda tangani. Akhirnya surat tersebut sudah jadi atau sudah di tanda tangani, lalu penulis mengambil surat tersebut di akademik. Setelah mendapatkan surat tersebut, penulis bersiap menuju ke pondok pesantren Al Fath. Sesampai disana, penulis bertemu dengan ustazahnya. Uztadzah mempersilahkan penulis masuk dan duduk di ruang tamu. Kemudian penulis memberi surat dan menanyakan apakah bisa penulis menginap di pondok ini selama 24 jam. Ustadzah mengatakan bahawa ternyata dari yayasan belum bisa mengizinkan di karenakan yayasan pondok pesantren ini baru saja dan fasilitasnya kurang memadahi atau belum sempurna. Mengetahui apa yang telah di sampaikan ustadzah penulis agak sedikit kecewa karena sudah jauh-jauh ke sini dan membawa surat te rnyata tidak di izinkan. Setelah itu penulis pamit dan berterima kasih kepada ustadzah. Walapaun penulis sedikit kecewa tetapi tidak mengurangi semangat penulis untuk mencari lagi pondok pesantren yang lain.
          Beberapa hari kemudian penulis telah menemukan pondok di daerah sukoharjo yang bernama pondok pensatren Tahfidz Putri Rooihatul Jannah. Penulis mendapatkan informasi pondok tersebut melalui temannya. Pada hari rabu tepatnya setalah adzan asar penulis ke pondok pesantren Tahfidz Putri Rooihatul Jannah. Perjalanan dari rumah penulis menuju ke pondok pesantren tersebut menghabiskan waktu sekitar 45 menit lebih. Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya penulis sampai ke pondok pesantren tersebut. Di sana penulis bertemu dengan ustadzahnya. Kemudian ustadzahnya memanggilkan kepala yayasan pondok tersebut.penulis bertemu dengan kepala yayasan pondok, kemudian penulis menjelaskan maksud kedatangan penulis ke pondok ini. Setelah mendengar penjelasan penulis akan kedatangannya, kepala yayasan dengan senang hati menerima kehadiran penulis dan dengan tangan terbuka kepala yayasan menyambut penulis untuk live in pondok selama 24 jam. Kemudian penulis berterima kasih karena telah di izinkan untuk live in di pondok tersebut.
Pondok pesantren Tahfidz Putri Rooihatul Jannah ini merupakan pondok pesantren yang baru berdiri sekitar tahun 2015. Pondok ini mempunyai santri sebanyak 35 santri dengan santri kelas 7 sebanyak 26 santri dan kelas 8 sebanyak 9 santri. Di pondok ini belum ada santri yang kelas 9 karena pomdok ini masih baru. Dan terdapat 6 ustadzah. Penulis live in pondok pesantren pada hari sabtu.

Ø Kegiatan-kegiatan di Pondok Tahfidz Putri Rooihatul Jannah
Para santri pada pagi hari biasanya bangun jam 3 pagi untuk melaksanakan sholat tahajud. Setelah sholat tahajud para santri mandi dan ada juga yang mencuci pakaiannya. Setelah selesai mandi dan sholat tahajud, untuk menunggu waktu sholat subuh ada santri yang membaca Al Quran, hafalan, ada jaga yang tidur lagi. Para santri harus datang ke masjid 5 menit sebelum adzan. Waktu 5 menit ini digunakan untuk persiapan. Jika ada santri yang terlambat, maka akan di beri hukuman dari taklim. Hukuman tersebut berupa menuliskan astaghfirullah sebanyak yang telah di tentukan oleh taklim, ada juga yang di suruh menuliskan potongan ayat Al Quran di selembar kertas. Setelah sholat subuh para santri makan bersama di dapur. Di pondok ini yang setiap harinya kecuali hari jumat, yang memasak adalah ibu dapur. Sedangkan hari jumat biasanya yang memasak santri sendri. Dengan jadwal dan regu yang telah di sepakati oleh santri-santri. Setelah makan pagi, biasanya santri bersiap-siap untuk sekolah, menpersiapkan apa yang di perlukan untuk sekolah. Jam pembelajaran atau KBM berlangsung sampai jam 12 siang. Pelajaran di pondok ini amtara lain, IPA, bahasa indonesia, bahasa arab, IMLAQ, Aqidah, SKI (sejarah kebudayaan islam). Setiap semesternya akan di adakan ujian tahfidz. Setelah selesai KBM, para santri bersiap-siap ke masjid untuk sholat duhur. Setiap santri hanya di perbolehkan jajan sebesar Rp2.000,- tidak boleh lebih. Setelah selesai sholat, para santri tidak ada kegiatan (free) sampai asar. Di selang waktu ini biasanya para santri ada yang memanfaatkannya untuk membaca dan menghafalkan Al Quran, bermain, tidur, dan lain sebagainya.
          Setiap hari jumat di isi dengan kegiatan pandu, tapak suci, dan senam. Kegiatan pandu ini seperti pramuka, di bagi menjadi dua biasanya berpetualang keluar desa. Sedangkan tapak suci adalah pencak silat yang kegunaannya untuk menjaga diri. Senam biasanya di pandu oleh ustad di halaman pondok.
          Setelah sholat asar, santri mandi dan mencuci pakaian. Setelah itu bersiap-siap menunggu adzan magrib. Setelah sholat magrib, biasanya melakukan halaqah (membaca Al Quran bersama), wirid, dan dzikir. Setelah sholat magrib, semua santri makan bersama sambil menunggu adzan isyak. Sehabis makan, para santri bersiap untuk sholat isyak. Setelah sholat isyak, kegiatan free sampai jam 9 malam. Karena jam 9 malam waktunya tidur.
          Di pondok ini setiap kegiatan di beri tanda dengan bel. Semisal kumpul pasti akan terdengar suara bel itu berati kumpul. Setiap hari jumat, santri di perbolehkan pulang yang rumahnya dekat sampai am 4 sore. Sedangkan yang rumahnya jauh hanya dapat pulang setiap 2 idul fitri dan puasa. Di sini semua santri setiap hari senin dan kamis puasa dan tidak boleh menggunakan bahasa jawa harus bahsa arab. Jika belum lancar di perbolehkan menggunakan bahasa arab. Jika ada santri yang tidak sengaja berbicara bahasa jawa akan di catat oleh teman yang telah di tunjuk untuk mencatat kesalahan tersebut dan akan mendapat hukuman.

Ø Refleksi
Selama 24 jam penulis di pondok pesantren, penulis banyak mendapatkan pelajaran. Seperti kesederhanaan, biasanya jika kita di rumah bisa makan apa yang kita inginkan sepuasnya. Sedangkan di pondok berbeda, kita makan udah ada aturannya dan berbagi dengan santri lain. Selain itu kemandirian, maksudnya di pondok apa-apa itu sendiri seperti nyuci, nyetrika, dan lain sebagainya.  Di sisi agama, di pondok pesantren ini para santri jika keluar dari batas yang telah di tentukan harus memakai pakaian langsungan tidak boleh memakai rok dan harus memakai kaos kaki. Karena semua itu adalah aurot.
          Pada saat penulis di sana, ada penggalangan dana yaitu “save ghouta syria”. Pengalangan dana ini ke dua kalinya yang di selenggarakan oleh pondok. Santri yang berjumlah 35 santri di bagi menjadi dua yaitu daerah Solo Baru dan alun-alun sukoharjo. Penulis mendapat daerah di Solo Baru. Di perempatan Solo baru, tepatnya di lampu lalu lintas di situlah pengalangan dana dilakukan. Pengalangan dana dilakukan dari jam setengah delapan sampai jam sebelas.  

Ø Penutup
Alhamdulillah penulis ucapkan, karena telah menyelesaikan tugas mata kuliah metodologi studi islam. Berkat usaha dan semngat yang tinggi penulis dapat menulis artikel tentang pondok seperti di atas. Bila ada salah kata penulis dalam menyampaikannya, penulis mohon maaf. Karena yang sempurna itu ialah hanya Allah SWT. Semoga bermanfaat.

Lampiran :



Senin, 26 Februari 2018

Tafsir dan Kitab



Nama   : Renny Sulistyowati
NIM    : 175231051
Kelas   : PBS 2 B


NARASI RISET TAFSIR DAN KITAB
Al Muwaththa’ Imam Malik



PENDAHULUAN

Hari rabu tepatnya pada tanggal 21 Februari 2018, penulis ke perpustakaan utama yang berada di kampusnya yaitu IAIN  Surakarta.  Disana penulis mencari tafsir dan kitab aslinya untuk memenuhi tugas mata kuliah Metodologi Studi Islam.  Setelah selesai kuliah pada mata kuliah Metodologi Studi Islam, penulis keluar dari kelas dan menuju ke perpustakaan utama bersama beberapa temannya dengan berjalan kaki. Setiba disana penulis meminjam kunci loker dan menyerahkan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) sebagai penjamin kepada petugas perpustakaan. Setelah mendapatkan kunci, penulis berjalan ke loker nomor 25 yang tertera di kunci tersebut. Setelah menemukan loker yang bernomor 25, penulis membuka loker dan memasukkan tas ke dalam loker lalu menutup dan mengunci loker tersebut. Kemudian penulis berjalan menuju rak buku yang berada di sampinmg loker. Sebelum penulis mencari tafsir dan kitabnya, penulis melihat kode buku yang berada di samping rak. Setelah mengetahui kode rak buku yang dicari, penulis berjalan menuju rak tersebut lalu mencari tafsir. Selanjutnya. penulis ke lantai dua dan membawa tafsir yang telah ditemukan penulis tadi untuk mecari kitab aslinya. Di lantai dua terdapat banyak rak yang berisi kitab asli, penulis mencari kitab asli yang berkode sama dengan tafsir yang telah di temukan tadi. Setelah beberapa jam lamanya mencari, penulis akhirnya keluar dari perpustakaan karena ada mata kuliah tambahan pada sore itu. Penulis keluar dari perpustakaan dan menuju ke kelas dengan tangan kosong.
Keesokan harinya, pada tanggal 22 Februari 2018 pagi hari setelah kuliah penulis langsung ke perpustakaan seperti kemarin. Setelah sampai disana, penulis mencari tafsir dan kitab aslinya di lantai dua. Setelah beberapa jam mencari, alhamdulillah penulis kali ini keluar tidak dengan tangan kosong seperti kemarin. Penulis turun dari lantai dua dengan membawa tafsir dan kitab asli Al Muwaththa’ Imam Malik lalu meminjamnya di meja peminjaman. Setelah meminjam, penulis mengambil tas di loker dan berjalan ke parkiran untuk mengambil motor. Kemudian penulis mengendarai motornya dan pulang ke rumah.



PEMBAHASAN

Ø  Gambaran Umum Tafsir dan Kitab Asli Al Muwaththa’ Imam Malik
Buku Tafsir dan Kitab Asli Al Muwaththa’ Imam Malik memiliki bentuk dan tebal yang sama yaitu berbentuk persegi panjang dengan ukuran 25x16 cm dan tebal 5 cm. Dengan jumalah halaman, buku tafsir 868 halaman dan kitab 800 halaman. Tetapi warna cover tafsir dan kitab berbeda, warna cover tafsir di tengah buku berwarna hijau dan di pinggir buku berwarna cream, sedangkan cover kitabnya berwarna merah. Di dalam buku tafsir dan kitab ini terdapat 18 bab yang di bahas. Kitab ini diterbitkan lebih dulu dari pada tafsir, kitab diterbitkan pada tahun 1994 sedangkan tafsirnya di terbitkan pada tahun 2006.

Ø  Sistematika Penulisan Al Muwaththa’ Imam Malik
Di dalam buku tafsir terdapat daftar isi sedangkan di kitab tidak terdapat daftar isi. Cara pembahasannya buku tafsir dan kitab sama ialah dengan cara membahas satu per satu bab yang ada di dalamnya. Ada  satu ayat lalu artinya dan seterusnya. Di buku tafsir dan kitab membahas mengenai waktu sholat, thaharah, sholat, jenazah, puasa, i’tikaf, zakat, haji, kurban, aqiqah, sembelihan, binatang buruan, minuman, jihad, nadzar dan sumpah, nikah, talak, dan penyusuan. Contohnya :


Maksud dari ayat di atas adalah seseorang yang munafik sangat sulit untuk menjalankan sholat isyak dan shubuh. Karena orang munafik melakukan sholat, mereka bertujuan untuk berbuat riya dan bukan karena Allah. Dan salah satu alasan lainnya yaitu terletak pada waktunya sholat. Dimana waktu sholat isyak adalah waktu bagi kebanyakan orang untuk beristirahat, sedangkan waktu sholat shubuh adalah waktu bagi seseorang sangat sulit untuk bangun dari tidurnya untuk menjalankan sholat.    

Ø  Biografi Penulis Al Muwaththa’ Imam Malik
Pengarang buku tafsir dan kitab ini bernama Imam Malik bin Anas. Beliau lahir di kota madinah. Beliau lahir pada 93 H. Imam Malik memiliki tubuh yang tinggi besar, berjenggot, rambut putih dan memaki sorban putih. Keluarganya adalah ulama ahli hadist yaitu ayah dan kakeknya. Maka hal ini yang membuat beliau menpelajari hadist lebih dalam lagi. Beliau menimba ilmu dengan cara berguru, salah satu guru beliau ialah Nafi’. Beliau menekuni mengenai hadist dan fiqih. Al Muwaththa’ Imam Malik merupakan hasil karya beliau. Bukan hanya Al Muwaththa hasil karya beliau tetapi masih banyak. Beliau wafat pada malam hari tepat pada tanggal 14 safar 179 H saat usia beliau 85 tahun. Beliau di makamkan di baqi’ Madinah.
PENUTUP

            Dengan kerja keras dan semangat yang sangat membara, alhamdulillah penulis ucapkan karena telah membahas salah satu bab yang ada di buku tafsir dan kitab. Jadi, buku tafsir dan kitab ini sangat berguna bagi semua orang yang membaca dan mengamalkannya. Karena terdapat banyak pembahasan mengenai segala aspek keagamaan. Semoga apa yang telah di sampaikan penulis dapat bermanfaat bagi orang yang membacanya. Apabila ada kurang atau lebihnya, penulis mohon maaf karena sesungguhnya yang sempurna itu hanyalah Allah Swt.


Lampiran :



Rabu, 14 Februari 2018

MSI RENNY



Nama   : Renny Sulistyowati
Kelas   : PBS 2B
NIM    : 175231051


Judul Buku
Metodologi Studi Islam

Penulis
Prof. Dr. H. Abudfin Mata, M.A

Penerbit
Rajawali Pers

Kota Terbit
Jakarta

Tebal Buku
479 Halaman




RESUM BUKU
“METODOLOGI STUDI ISLAM”


Metodologi berasal dari dua kata yaitu methodos dan logos. Methodos mempunyai arti cara yang berkaitan dengan upaya menyelesaikan sesuatu. Sedangkan logos sendiri mempunyai arti ilmu pengetahuan. Jika digabung menjadi kata metodologi. Metodologi adalah cara-cara yang berlaku dalam penelitian. Selanjutnya, studi islam disini maksudnya ilmu atau kajian yang membahas tentang keagamaan. Jadi, metodologi studi islam adalah ilmu yang membahas seputar keislaman dan metode-metode dalam islam tersebut.
Nabi Muhammad Saw membawa agama islam yang di yakini dapat membuat kehidupan manusia menjadi sejahtera lahir dan batin. Agama tersebut terdapat petunjuk-petunjuk bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bagi mereka yang mempelajari dan memahami petunjuk-petunjuk tersebut kehidupannya menjadi berkah di dunia dan akhirat. Dan bagi manusia yang tidak mempelajari dan memahami, maka kehidupan di dunia dan akhirat akan sengsara. Dalam islam terdapat sumber ajaran utama yaitu Al Quran dan Al Sunnah.
Al Quran turun di bumi secara berangsur-angsur melalui malaikat jibril. Al Quran adalah kitab suci islam. Bagi manusia yang membacanya berarti ibadah dan mendapat pahala.
 Dalam bidang ibadah, cara manusia menyembah Allah dengan cara melakukan ibadah. Seperti sholat, puasa, sedekah, haji, dan lain sebagainya. Allah memerintah para umat-Nya untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi semua larangan-Nya, dan mengamalkan apa yang telah di izinkan-Nya.
 Dalam bidang ilmu dan kebudayaan, islam menerima dengan terbuka ilmu dan budaya dari luar. Namun, islam tidak menelan mentah-mentah ilmu dan budaya tersebut. Islam akan menyaring terlebih dahulu apakah ilmu dan budaya dari luar itu bermanfaat dan tidak melanggar apa yang ada di dalam aturan-aturan islam.
Dalam bidang pendidikan, hak setiap orang laki-laki maupun perempuan untuk mendapatkan pendidikan. Guna untuk masa depan dan mendapat pekerjaan yang lebih sesuai minatnya.
 Dalam bidang sosial, Allah mengajarkan manusia dalam perintah-Nya di Al Quran untuk saling tolong menolong dengan sesama saudaranya (orang lain).
 Dalam bidang kehidupan ekonomi, umat islam harus menyeimbangkan antara urusan duniawi dan akhirat. Karena dalam kehidupan ekonomi jika akhirat lebih penting daripada duniawi. Maka, kehidupan ekonominya akan terganggu, kurangnya materi dan lain sebagainya. Dan jika lebih mementingkan duniawinya. Maka kelak di kehidupan yang kekal (akhirat) kita akan mendapat balasan atas apa yang telah kita lakukan. Karena telah meninggalkan perintah-Nya hanya demi urusan duniawi.
 Dalam bidang kesehatan, Al Quran telah menjelaskan mengenai makanan dan minuman yang di perbolehkan. Allah melarang umat-Nya untuk tidak memakan atau meminum apa yang telah di larang dalam Al Quran. Karena apa yang telah di larang-Nya itu baik demi kesehatan umat-Nya. Kita juga di perintah Allah untuk menjaga kebersihan. Karena kebersihan sebagian dari iman.
 Dalam bidang politik, islam megajarkan kepemimpinan yang perpegang teguh yang didasarkan pada aturan-aturan islam. Jika kepemimpinan itu tidak berpegang teguh pada tuntunan Allah. Maka, kita berhak untuk mengkritik atau memberi saran agar kembali ke tutunan Allah dengan cara persuatif. Dan jika cara tersebut tidak ada hasilnya dan tetap seperti itu di jalan yang salah. Maka kita berhak untuk tidak mematuhinya.
Dalam bidang pekerjaan, islam tidak menutut pekerjaan yang terlalu berlebihan. Akan tetapi pada kualitas kerjanya atau manfaat bagi orang lain. Karena kita bekerja juga termasuk ibadah. Dalam sisi, si pekerja membutuhkan uang untuk kelangsungan hidupnya. Dan di sisi lain, si atasan atau majikan juga membutuhkan tenaganya untuk usahanya.

 Di dalam Al Quran sudah di jelaskan mengenai berbagai masalah, tetapi hadist datang untuk memberikan keterangan lebih detailnya. Guna untuk memperkuat keterangan yang telah ada di dalam Al Quran. Maka mempelajari dan memahami Al Quran perlu diikutsertakan hadist di dalamnya.

Lampiran

Senin, 05 Februari 2018

Nama   : Renny Sulistyowati
Kelas   : PBS 2B
NIM    : 175231051

RESUM BUKU
“METODOLOGI STUDI ISLAM”



            Metodologi berasal dari dua kata yaitu methodos dan logos. Methodos mempunyai arti cara yang berkaitan dengan upaya menyelesaikan sesuatu. Sedangkan logos sendiri mempunyai arti wawasan, cakrawala dan ilmu pengetahuan. Jika digabung menjadi kata metodologi. Metodologi adalah cara-cara yang berlaku dalam penelitian. Selanjutnya, studi islam disini maksudnya ilmu atau kajian yang membahas tentang keagamaan. Jadi, metodologi studi islam adalah ilmu yang membahas seputar keislaman dan metode-metode dalam islam tersebut.
Nabi Muhammad Saw membawa agama islam yang di yakini dapat membuat kehidupan manusia menjadi sejahtera lahir dan batin. Agama tersebut terdapat petunjuk-petunjuk bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bagi mereka yang mempelajari dan memahami petunjuk-petunjuk tersebut kehidupannya menjadi berkah di dunia dan akhirat. Dan bagi manusia yang tidak mempelajari dan memahami, maka kehidupan di dunia dan akhirat akan sengsara. Dalam islam terdapat sumber ajaran utama yaitu Al Quran dan Al Sunnah. Yang mana di dalamnya terdapat petunjuk serta larangan mengenai berbagai masalah di kehidupan dunia.
Al Quran turun di bumi secara berangsur-angsur melalui malaikat jibril. Al Quran adalah kitab suci islam dan pedoman bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bagi manusia yang membacanya berarti ibadah dan mendapat pahala. Di dalam Al Quran telah di jelaskan mengenai ibadah, bidang akidah, bidang ilmu dan kebudayaan, pendidikan sosial, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan dan islam sebagai diisiplin ilmu.
 Dalam bidang ibadah, cara manusia menyembah Allah dengan cara melakukan ibadah. Seperti sholat, puasa, sedekah, haji, dan lain sebagainya. Dimana ibadah itu jika di kerjakan akan mendapat pahala. Allah memerintah para umat-Nya untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi semua larangan-Nya, dan mengamalkan apa yang telah di izinkan-Nya.
 Dalam bidang akidah, berarti menyepakati antara dua perkara atau lebih yang harus di patuhi bersama. Akidah berkaitan dengan akad, yang mana terdapat dua orang yang menyepakati sesuatu yang telah di sepakati bersama. Seperti akad nikah, akad jual beli, akad kredit dan lain-lain.
 Dalam bidang ilmu dan kebudayaan, islam menerima dengan terbuka ilmu dan budaya dari luar. Namun, islam tidak menelan mentah-mentah ilmu dan budaya tersebut. Islam akan menyaring terlebih dahulu apakah ilmu dan budaya dari luar itu bermanfaat dan tidak melanggar apa yang ada di dalam aturan-aturan islam.
Dalam bidang pendidikan, hak setiap orang laki-laki maupun perempuan untuk mendapatkan pendidikan. Guna untuk masa depan dan mendapat pekerjaan yang lebih bagus.
 Dalam bidang sosial, Allah mengajarkan manusia dalam perintah-Nya di Al Quran untuk saling tolong menolong dengan sesama saudaranya (orang lain).
 Dalam bidang kehidupan ekonomi, umat islam harus menyeimbangkan antara urusan duniawi dan akhirat. Kedua ini tidak boleh salah satunya lebih penting dari yang satunya. Karena dalam kehidupan ekonomi jika akhirat lebih penting daripada duniawi. Maka, kehidupan ekonominya akan terganggu, kurangnya materi dan lain sebagainya. Dan jika lebih mementingkan duniawinya maka kelak di kehidupan yang kekal (akhirat) akan merugi. Maksudnya, kita akan mendapat balasan atas apa yang telah kita lakukan. Karena telah meninggalkan perintah-Nya hanya demi urusan duniawi.
 Dalam bidang kesehatan, dalam Al Quran telah di jelaskan mengeani makanan dan minuman yang telah di larang oleh Allah. Allah melarang umat-Nya untuk tidak memakan atau meminum apa yang telah di larang dalam Al Quran. Karena semua larangan itu baik untuk kesehatan umat-nya. Kita juga di perintah Allah untuk menjaga kebersihan. Karena kebersihan sebagian dari iman.
 Dalam bidang politik, islam megajarkan kepemimpinan yang perpegang teguh yang didasarkan pada aturan-aturan islam. Jika kepemimpinan itu tidak berpegang teguh pada tuntunan Allah. Maka, kita berhak untuk mengkritik atau memberi saran agar kembali ke tutunan Allah dengan cara persuatif. Dan jika cara tersebut tidak ada hasilnya dan tetap seperti itu di jalan yang salah. Maka kita berhak untuk tidak mematuhinya.
Dalam bidang pekerjaan, islam tidak menutut pekerjaan yang terlalu berlebihan. Akan tetapi pada kualitas kerjanya atau manfaat bagi orang lain. Karena kita bekerja juga termasuk ibadah, sama-sama membatu. Dalam sisi pekerja membutuhkan uang untuk kelangsungan hidupnya. Dan di sisi lain atasan atau majikan juga membutuhkan tenaganya untuk usahanya.
Dari penjalasan diatas bahwa Allah telah menjelaskan segalanya dalam Al Quran. Guna untuk memberitahu dan membimbing manusia dalam melakukan aktivitasnya agar di kehidupan dunia dan akhiratnya sejahtera. Sumber ajaran islam yang kedua, setelah Al Quran adalah Al Sunnah. Al Sunnah intinya sejalan dengan Al Quran. Di dalam Al Quran sudah di jelaskan mengenai berbagai masalah, tetapi hadist datang untuk memberikan keterang lebih detailnya. Guna untuk memperkuat keterang yang telah ada di salam Al Quran. Hadist berfungsi memerinci petunjuk dan isyarat yang ada di dalam Al Quran.yang bersifat global, sebagai pengecuali Al Quran yang bersifat umum dan menjadi pembatasannya. Maka mempelajari dan memahami Al Quran perlu diikutsertakan hadist di dalamnya.