Nama : Renny Sulistyowati
Kelas : PBS 2B
NIM : 175231051
RESUM
BUKU
“METODOLOGI
STUDI ISLAM”
Metodologi
berasal dari dua kata yaitu methodos dan logos. Methodos mempunyai arti cara
yang berkaitan dengan upaya menyelesaikan sesuatu. Sedangkan logos sendiri
mempunyai arti wawasan, cakrawala dan ilmu pengetahuan. Jika digabung menjadi
kata metodologi. Metodologi adalah cara-cara yang berlaku dalam penelitian.
Selanjutnya, studi islam disini maksudnya ilmu atau kajian yang membahas
tentang keagamaan. Jadi, metodologi studi islam adalah ilmu yang membahas
seputar keislaman dan metode-metode dalam islam tersebut.
Nabi Muhammad
Saw membawa agama islam yang di yakini dapat membuat kehidupan manusia menjadi
sejahtera lahir dan batin. Agama tersebut terdapat petunjuk-petunjuk bagi
manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bagi mereka yang mempelajari dan memahami
petunjuk-petunjuk tersebut kehidupannya menjadi berkah di dunia dan akhirat.
Dan bagi manusia yang tidak mempelajari dan memahami, maka kehidupan di dunia
dan akhirat akan sengsara. Dalam islam terdapat sumber ajaran utama yaitu Al
Quran dan Al Sunnah. Yang mana di dalamnya terdapat petunjuk serta larangan
mengenai berbagai masalah di kehidupan dunia.
Al Quran turun
di bumi secara berangsur-angsur melalui malaikat jibril. Al Quran adalah kitab
suci islam dan pedoman bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Bagi manusia
yang membacanya berarti ibadah dan mendapat pahala. Di dalam Al Quran telah di
jelaskan mengenai ibadah, bidang akidah, bidang ilmu dan kebudayaan, pendidikan
sosial, ekonomi, kesehatan, politik, pekerjaan dan islam sebagai diisiplin
ilmu.
Dalam bidang ibadah, cara manusia menyembah
Allah dengan cara melakukan ibadah. Seperti sholat, puasa, sedekah, haji, dan
lain sebagainya. Dimana ibadah itu jika di kerjakan akan mendapat pahala. Allah
memerintah para umat-Nya untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi semua
larangan-Nya, dan mengamalkan apa yang telah di izinkan-Nya.
Dalam bidang akidah, berarti menyepakati
antara dua perkara atau lebih yang harus di patuhi bersama. Akidah berkaitan
dengan akad, yang mana terdapat dua orang yang menyepakati sesuatu yang telah
di sepakati bersama. Seperti akad nikah, akad jual beli, akad kredit dan
lain-lain.
Dalam bidang ilmu dan kebudayaan, islam
menerima dengan terbuka ilmu dan budaya dari luar. Namun, islam tidak menelan
mentah-mentah ilmu dan budaya tersebut. Islam akan menyaring terlebih dahulu
apakah ilmu dan budaya dari luar itu bermanfaat dan tidak melanggar apa yang
ada di dalam aturan-aturan islam.
Dalam bidang
pendidikan, hak setiap orang laki-laki maupun perempuan untuk mendapatkan
pendidikan. Guna untuk masa depan dan mendapat pekerjaan yang lebih bagus.
Dalam bidang sosial, Allah mengajarkan manusia
dalam perintah-Nya di Al Quran untuk saling tolong menolong dengan sesama
saudaranya (orang lain).
Dalam bidang kehidupan ekonomi, umat islam
harus menyeimbangkan antara urusan duniawi dan akhirat. Kedua ini tidak boleh
salah satunya lebih penting dari yang satunya. Karena dalam kehidupan ekonomi
jika akhirat lebih penting daripada duniawi. Maka, kehidupan ekonominya akan
terganggu, kurangnya materi dan lain sebagainya. Dan jika lebih mementingkan
duniawinya maka kelak di kehidupan yang kekal (akhirat) akan merugi. Maksudnya,
kita akan mendapat balasan atas apa yang telah kita lakukan. Karena telah
meninggalkan perintah-Nya hanya demi urusan duniawi.
Dalam bidang kesehatan, dalam Al Quran telah
di jelaskan mengeani makanan dan minuman yang telah di larang oleh Allah. Allah
melarang umat-Nya untuk tidak memakan atau meminum apa yang telah di larang
dalam Al Quran. Karena semua larangan itu baik untuk kesehatan umat-nya. Kita
juga di perintah Allah untuk menjaga kebersihan. Karena kebersihan sebagian
dari iman.
Dalam bidang politik, islam megajarkan kepemimpinan
yang perpegang teguh yang didasarkan pada aturan-aturan islam. Jika
kepemimpinan itu tidak berpegang teguh pada tuntunan Allah. Maka, kita berhak
untuk mengkritik atau memberi saran agar kembali ke tutunan Allah dengan cara
persuatif. Dan jika cara tersebut tidak ada hasilnya dan tetap seperti itu di
jalan yang salah. Maka kita berhak untuk tidak mematuhinya.
Dalam bidang
pekerjaan, islam tidak menutut pekerjaan yang terlalu berlebihan. Akan tetapi
pada kualitas kerjanya atau manfaat bagi orang lain. Karena kita bekerja juga
termasuk ibadah, sama-sama membatu. Dalam sisi pekerja membutuhkan uang untuk
kelangsungan hidupnya. Dan di sisi lain atasan atau majikan juga membutuhkan
tenaganya untuk usahanya.
Dari penjalasan
diatas bahwa Allah telah menjelaskan segalanya dalam Al Quran. Guna untuk
memberitahu dan membimbing manusia dalam melakukan aktivitasnya agar di
kehidupan dunia dan akhiratnya sejahtera. Sumber ajaran islam yang kedua,
setelah Al Quran adalah Al Sunnah. Al Sunnah intinya sejalan dengan Al Quran.
Di dalam Al Quran sudah di jelaskan mengenai berbagai masalah, tetapi hadist
datang untuk memberikan keterang lebih detailnya. Guna untuk memperkuat
keterang yang telah ada di salam Al Quran. Hadist berfungsi memerinci petunjuk
dan isyarat yang ada di dalam Al Quran.yang bersifat global, sebagai pengecuali
Al Quran yang bersifat umum dan menjadi pembatasannya. Maka mempelajari dan
memahami Al Quran perlu diikutsertakan hadist di dalamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar